Translate This Page

Saturday, August 14, 2010

Semakin Kompleks!

Malam hari ini internetan semakin terasa 'berserk' karena faktor pengganggu yang semakin bertambah.

Barusan saja si papa keluar dari kamar dan pergi ke toilet. Eh pas mau balik lagi ke kamar, kepergok deh saya lagi internetan malem-malem. Dan yang paling ngga suka adalah, si papa suka sok-sokan duduk di ruang keluarga ato pura-pura nonton sambil ngeliatin apa yang dikerjakan anaknya ter-'sayang'. Saya ngga suka kalau internetan atau lagi ngeblog atau semacamnya terus diliatin orang dengan seksama, semacam di-spy atau sejenisnya.

Belum lagi masalah satu ini muncul lagi :


Ta' gamplengi!

Masalah Kompleks

Saya jadi bingung, yang lambat itu speed internetnya atau memang Facebook yang semakin lambat? 

Komentar dari satu, dua, tiga, dan beberapa orang berhasil menghasut saya..

Facebook kok jadi lemot?

Frustated Mikirin Koneksi Internet

Ga ada habisnya emang ini topik. Bener-bener wedus masalahnya.

Langsung ke topik utamanya aja. Apa sih salah satu penyebabnya speed internet di rumah lemot? Padahal ngga biasanya kayak begini. Setelah denger sana sini ternyata didapatlah sebuah jawaban yang agak mengesalkan tapi bikin introspeksi juga :
"Pemakaiannya sudah over jadi terpaksa bandwidthnya dikurangi.."
Oh ya, gue lupa bahwa internet di rumah gue pake quota 50 hours --"

Wadefak, tapi seengganya ga usah pake dikurangi bandwidthnya dong mas! Tau dan sadar diri sih kalo pake internet PASTI sampe over, tapi itu juga kan karena kebutuhan Kazu yang mendasar (seperti kontak ria dengan temen-temen di Facebook atau Twitter, download lagu kesayangan, update blog, nyedot MV, dan lain-lain) sehingga tidak bisa diganggu gugat akan eksistensinya kebutuhan-kebutuhan di atas. Bahkan kalo pake malem hari aja tetep lemot. Ada apa sih? Jadi inget beberapa hari yang lalu mau update status sehabis nonton MTV World Stage VMAJ 2010 taunya gagal total gara-gara speednya yang ngajak berantem di kasur (minta digamplengi).

Sampe sekarang, si koneksi 'Speed That You Can Trust' ini masih ngga bisa dipercaya. 'Speed That You Cannot Trust', itu yang bener! Gimana bisa tahan buat bales komen aja perlu ngerefresh page berkali-kali. Mendingan masuk komennya, lah ini gagal? Goblok!

Dibandingin waktu internetan di UPI, jangan ditanya lagi. Puas dah internetan disana. Download cepet, ngeload ini itu cepet, puas banget! Mau nggak yah UPI bagi-bagi bandwidthnya??

Friday, August 13, 2010

Have Fun at Workplace [Magang Majnun]

Beginilah rasanya kerja (baca: magang) dengan orang-orang yang beda-beda karakter tapi pada intinya satu, sableng! Bukan karena mereka pernah digigit anjingnya Entin Lopez atau keselek seblak, tapi karena emang pada dasarnya semuanya gila sama yang namanya kamera (buat yang sok jaim, sori sori aja nanti juga mejeng fotonya di Facebook #evil laughs). Ceritanya dimulai sebenernya sejak hari Kamis kemarin ini, yang dimulai dari rencana foto-foto di gedung 'Astor' (baca: FPMIPA UPI).

Pertanyaan pertama: "Kenapa disebut gdeung 'Astor'?"
Sebenernya sih Kazu dapet istilah ini dari si Ebil, sepupu tersableng sepanjang masa. Diceritakan dia pernah ikut lomba di gedung FPMIPA UPI dan karena bosen dia naik ke tangga spiral di dalam sebuah silinder. Nah, bentuknya itu katanya mirip 'Astor' dan kebetulan doi juga lagi makan 'Astor', walhasil disebutlah gedung Astor (jendela-jendela silindernya mungkin lebih menggambarkan sang 'Astor').

Back to the story!

Dimulai dari UPINet, dan sialan banget si gue ditinggalin sama Ferry dan Sebastian. Sebuah SMS muncul di HP Kazu waktu Kazu lagi di mobil menuju UPI.
"Aku duluan ya ke UPINetnya, diajakin Pipeng hehe.."
Wedus! Gue sendirian dong kesononya? Ah tak apa lah soalnya Kazu kan jurigna UPI :P
Sampai di UPINet, ga perlu buang-buang waktu lama buat nyari anak-anak itu. Seperti biasa, udah nongkrong di kelas alias warnet. Setelah Kazu ikutan nge-net juga akhirnya kita berlima, Kazu, Pipeng, Merry, Sebastian, dan Ferry langsung nyosor ke gedung Astor itu. Perjalanan yang agak jauh (tapi ga jauh-jauh amat) bikin kita lega waktu udah sampe di lobby gedung itu. Whoaaaa, sumpahnya tuh gedung kaya daigaku banget (katrok, lagian emang udah daigaku juga...) dan tempatnya juga bersih! Sambil jalan sepanjang koridornya, Kazu juga sambil foto-foto. Beberapa ada yang dapet candid, salah satunya foto Merry yang gayanya gak-boleh-ditiru-di-rumah. Udah puas di lantai 1, akhirnya si Pipeng langsung jadi tour guider, bawa kita ke lantai paling atas, lantai 5. Wow! Ternyata si Ferry takut ketinggian! Pantesan aja waktu foto-foto di lantai 5 bawaannya dia tegang. Setelah melakukan kegilaan-kegilaan ngga jelas (untungnya Kazu ga ikut-ikutan foto-foto di toilet), akhirnya kita pergi lagi ke lantai dasar dan cabut ke 'gua'.

Pertanyaan kedua: "'Gua' itu apa?"
Banyak orang memang menyebut itu sebagai gua. Sebenernya cuman terowongan aja yang menghubungkan jalan utama UPI (Kazu lupa nama jalannya apa) sama taman Partere ato Isola. Pernah denger ato tahu tentang Villa Isola? Nah, ada satu terowongan yang menghubungkan jalan utama sama tamannya. Tamannya bisa dibilang besar dan dibilang sangat besar buat ukuran halaman depan rumah. Sebuah kolam ikan dengan papan 'Dilarang Mancing' mejeng di sebelah kiri bangunan. Tepat di depan bangunan utama Isola ada pohon Beringin gede yang mayungin area sekitarnya. Ada juga kolam ikan kecil dengan patung cupid di tengahnya. Mulailah si Pipeng cerita tentang mitos-mitos semacam pasangan yang pacaran disana bakalan langgeng ato sejenisnya. Setelah ngadem di taman Isola yang anginnya sepoy-sepoy dan syahdu, mulailah waktu bagi para pria muslim buat solat Jum'at. Si Ferry dan Sebastian nyosor ke mesjid UPI yang gedenya alaihim itu. Di jalan liat kiri-kanan udah mulai sepi. Kayanya udah pada ke mesjid (yang cewe-cewenya mungkin lagi pada ngadem di gedung kampusnya masing-masing).

Selese pada Jum'atan, Kazu ngajak mereka berdua ke FPBS. Buat apa? Good job, maen piano! Ohya, perlu diketahui bahwa Bang Sonson, temen Kazu di Purwacaraka akhirnya masuk UPI jurusan Seni Musik! Congratulation yang bang! Ntar jadi senior gue :P Setelah puas maen piano, kita langsung bergegas ke UPINet. Masalahnya, anak dua itu, si Merry ama Pipeng takutnya lagi nungguin ato udah bete nyariin kita. Eh sialnya pas nyampe sana si Pipeng ngeSMS kalo dia ama Merry udah balik duluan. Weduuuusss!!!

Yowes lah, ceritanya segini dulu aja. Pegel ini tangan. Mana foto-fotonya belum pada di-upload. Engke bae nya..

Wednesday, August 11, 2010

Secret : Lun & Yi

I love remembering this movie. A romantic and dramatic love story of young couple in where each person comes from different time but same place. A Time Traveling song is such a time machine that brings Lun to Yi, or Yi to Lun. It's simply magic.








And the tragic final

不能说的秘密 (read: Secret That Cannot Be Told)

CSS and HTML Code Drive Me Crazee!

Bukan sebuah hal yang begitu menyenangkan sebenernya buat Kazu ketika harus berurusan sama kedua kode di atas. CSS dan HTML. Entah dengan blog atau apapun, kalo udah ngurusin kode-kode di atas kayanya Kazu perlu pake binokular buat neliti setiap baris kode-kodenya (every little bit mistake causes great failure). Inilah yang menyebalkan!

Bosen dengan background blog yang itu-itu aja, Kazu coba pake custom background dari Kazu sendiri. Dengan bermodal Imageshack, Kazu tinggal upload file gambarnya dan dapetin kodenya. Setelah dapet kodenya, Kazu ikutin petunjuk yang ada di FAQ Blogger berkaitan dengan topik Custom CSS. Setelah baca step-by-stepnya, akhirnya Kazu tinggal copy-paste kode CSS kaya yang disuruh sama si bapake itu. Eh, waktu dicobain malahan ngga ngaruh! Ah shit, kepaksa Kazu pake cara yang lebih manual dan rujit, yaitu dengan ngulik sendiri HTML Code lewat sub-tab "Edit HTML".

Setelah dapetin satu paragraf berisi kode-kode yang ada hubungannya sama background, akhirnya Kazu dapetin area buat dimanipulasi. Setelah ketik ini itu dan ngeblok-hapus beberapa hama wereng ga penting, akhirnya Kazu klik 'Preview' buat ngeliat hasil akhirnya. Tapi bukannya berhasil, malahan si Blogger bilang Kazu harus benerin lagi beberapa bagian! Damn, akhirnya benerin lagi sana sini dan yang kedua kali ini berhasil. Tapi si background itu ngga fixed alias ngikutin setiap kita nge-scroll ke bawah. Kazu ulik-ulik lagi dan hasilnya tetep sama.

Udah mulai frustasi (dan juga laper), akhirnya Kazu buka lagi Template Designer dan coba lagi lewat Custom CSS. Setelah dicoba lagi berkali-kali, dan kali ini gagal lagi!! Langsung Kazu close aja dan bener-bener males buat ngeditnya lagi.

Oh blog, go-blog, kenapa susah-susah banget buat dieditnya!!

I'm Fed Up For This Bitchy Internet Connection That I Cannot Keep Myself To Not Punching That Fucking Modem!

This was really really annoying and I was fed up for that stupid bitchy fucking internet connection! I must had been tired for this one! So, the story was started when I had an insomnia on Tuesday morning, 3 AM. I watched MTV World Stage VMAJ 2010 on TV. I enjoyed the concert and then I got bored caused by those stupid commercial breaks, played repeatedly in same sequence. So I brought my Tablet PC downstairs and went online. Nothing was bad at first until I found out that the 'Act' indicator on modem blinked three times and then went off. I turned off the modem and returned it on. Then it worked normally again. I plugged the cable into my Tablet and started browsing. The craziness hadn't stopped yet there. It loaded homepage longer than usual. I thought and it should had loaded Google in 2 or 3 seconds. But it loaded Google on 15 seconds, excluding the pictures. What the hell was..

I opened a new tab and typed Facebook on address bar. What the hell! Again it loaded longer than usual! I finally logged into my account. But, it sounded stupid I clicked refresh button for a couple times to reload my page! I couldn't reply my wall posts easily. At least I had to refresh the page so I could reply it succesfully. I grumbled in silent. Then I logged into my blog and it loaded very extreme slowly! I could stand it anymore. I turned off the modem and returned it on! I fought again with the connection and found out the battery had only 35% power remaining. I raced with time while the tab loading bitchily slow. I couldn't even post something new for my blog and checked my Social City. I hoped the contracts hadn't been expired yet. I got mad and really really mad. I couldn't punch the modem or the noise would wake people up. I hated to say it but I swallowed my anger back to my stomach. Bitch!!

I hadn't finished replying my wall posts when I heard someone walked towards me. I cursed the connection and closed my Tablet. I turned off the modem and the lights so the room became so dark. I was so panic and I forgot to unplug the internet cable so when I took my Tablet, something absurd happened. I unplugged the cable rudely and threw it to the floor. I ran upstairs and grumbled in silent.

Still had several wall posts to be replied. How could I trust that fucking internet connection?!

And now, again it happens! The speed goes slower and slower and sometimes I need to refresh the page to show a whole page! Even my downloads are failed and I have to re-download all those shits! Raaawwwrrr!!!

C'mon! I cannot stand it anymore! Make it better! ISPs should do better and enhance the quality, and I'm fed up for those stupid advertisement!

Tuesday, August 10, 2010

Hey Guys, Have a Nice Fasting Days!

I asked my brother when would fasting be started and he said that it would be started on Wednesday, August 10th. Wow, so you guys will have a first great fasting day within several hours! I'm happy to hear that and I wish that you guys will make it!

The atmosphere of Ramadhan has fulfilled the city. I played in the balcony and looked around. I saw fireworks coloring the sky. Whoa! Remember, fireworks can hurt you somehow. Avoid contact between your skin and the fire. But I love fireworks!

Have a nice fasting day, guys :)

Regards,
Kaz

Sunday, August 8, 2010

Menggeser Ibukota Ke Daerah Lain

Salah satu berita yang lagi hot, saingan sama Keong Racun (nyengir). Beritanya juga udah muncul di TV dan cukup diperdebatkan sama banyak pihak. Berita yang satu ini juga ternyata menyangkut bagaimana nasib negara kita ke depannya. Jadi bisa dibilang perlu perhatian publik juga sih..

Ibukota Indonesia, Jakarta Dipindahkan Ke Palangkaraya?

Ibukota Indonesia, Jakarta dengan kesibukannya yang super padat..


Rencananya mau dipindahkan ke Palangkaraya di Kalimantan???


Pertanyaan yang jadi judul buat topik yang akan dibicarakan. Pemindahan ibukota udah terjadi si negara-negara lain dan berhasil. Dan memang sih Indonesia dulu sempat memindahkan ibukotanya dari Jakarta ke Yogyakarta. Lantas, kalau sekarang Indonesia melakukan pemindahan ibukota lagi, prospek kedepannya bakalan gimana?
VIVAnews - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Akbar Tandjung ikut berpendapat soal wacana pemindahan ibukota. Indonesia seharusnya memang meniru Malaysia, yang memindahkan kota pemerintahan dari Kuala Lumpur ke Putrajaya. 
Tapi, menurut Akbar Tandjung, pemindahan ibukota bukan berarti pindah antar pulau, atau keluar dari pulau Jawa. "Saya setuju dipindahkan, tapi tidak perlu jauh-jauh dari Jakarta. Tidak usah keluar pulau luar Jawa," kata Akbar Tandjung ditemui VIVAnews, tadi malam.
Apalagi, kata Akbar, harus dipindahkan jauh-juah ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang membutuhkan jumlah investasi dan biaya besar.

Akbar menyontohkan, untuk membangun kota baru, pastinya akan memerlukan investasi yang sangat besar. Seperti waktu zaman Soeharto yang pernah mewacanakan pemindahan ibukota ke Jonggol, Jawa Barat.

"Saya kira kita bisa memanfaatkan Jonggol untuk ibukota. Di sana saya tahu ada tanah yang luas dan cukup untuk pusat pemerintahan," tutur Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar.

Selain luas, Jonggol juga dekat dengan Jakarta. Dengan demikian, tidak perlu lagi  membangun sebuah kota baru di luar Jawa, yang tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Dikutip dari http://nasional.vivanews.com/news/read/169359-akbar--tepat-bila-ibukota-ri-di-jonggol
Nah, dari kutipan di atas yang menjelaskan bahwa pemindahan ibukota ngga perlu jauh-jauh apalagi sampai pindah pulau. Memang sih, di Pulau Jawa ini masih ada beberapa wilayah yang dari segi luas daerah ataupun infrastruktur dibilang memadai buat jadi ibukota. Tapi kutipan berita dibawah ini juga bisa jadi pro dan kontra mengenai lokasi ibukota yang baru.
6 desember 2009, Kategori : indonesia

SBY tengah memikirkan lokasi baru pusat pemerintahan. Kalau seperti Malaysia itu tanggung dan tidak sepenuh hati. Cuma 40 km. Sehingga sebagian tidak pindah rumah dan akhirnya jadi jauh dan macet.

Harusnya seperti Brazil yang memindahkan ibukotanya begitu jauh dari Rio de Janeiro ke Brasilia, atau Amerika Serikat dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin.

Karena jauh akhirnya pada pindah rumah. Kalau dekat, misalnya di Jonggol atau Sentul, niscaya orang Tangerang, Bogor, Jakarta, Bekasi, Depok tetap tinggal di rumahnya dan berkantor di ibukota baru. Jalan jauh dan kemacetan pun terus berlangsung.

Dikutip dari http://www.infospesial.com/news/indonesia/ibukota-indonesia-dipindah-dari-jakarta-ke-kalimantan.htm
Nah, sementara Pak SBY sendiri merasa bahwa Palangkaraya itu lokasi yang tepat. Kalau dipikir-pikir sih Kazu memang lebih setuju dengan pendapat Pak SBY. Bisa dibayangkan kalau begitu jadinya, tetep aja Jakarta bakalan lebih macet. Malahan justru bikin rugi yang kerja karena jarak jauh dan harus pulang pergi.

Dan sekarang, apa gunanya pemindahan ibukota itu? Sebenernya sih pandangan Kazu secara pribadi melihat masalah utamanya adalah populasi penduduk yang udah ngelonjak drastis. Bisa kita liat padatnya dari panjangnya kemacetan yang ada di Jakarta. Atau yah.. Udah keliatan dengan jelas banyaknya penduduk di Jakarta dengan banyaknya rumah-rumah yang dibangun ngga teratur dan tingkat keinginan yang tinggi terhadap tempat tinggal di Jakarta. Kondisi kota dengan populasi yang supercrowded seperti ini membuat Jakarta kurang kondusif buat dijadikan ibukota lagi. Urbanisasi besar-besaran di Jakarta turut menambah sumpek dan padatnya kota Jakarta. Belum lagi orang-orang tajir di Jakarta yang udah punya mobil satu pengen nambah jadi dua, jadi tiga, sampe di garasinya sendiri aja macet. Jalanan kota Jakarta udah macet dengan banyaknya kendaraan bermotor yang semakin hari jumlahnya semakin bertambah. Transportasi umum seperti Transjakarta atau perencanaan pembangunan monorel kayanya ngga signifikan buat ngelawan kemacetan yang ada di Jakarta. Bahkan dikutip dari MetroTVnews.com, katanya Jakarta bakalan lumpuh total taun 2014! Ckckck, padet banget. Ngga mungkin sebuah ibukota bisa berjalan di daerah yang lumpuh. Dan ngga mungkin juga Presiden harus terus-terusan kejebak macet setiap mau rapat atau mau pergi ke suatu daerah? Dan satu lagi yang perlu diperhatikan, letak Jakarta secara geografis sangat dekat dengan laut. Ini sebenernya bagus dari segi pelayaran atau perdagangan, mengingat jaman dulu itu kota-kota di tepi pantai jadi pusat perdagangan dan Jakarta sudah berhasil membuktikannya di jaman penjajahan dulu.


Bahkan Jakarta sendiri kabarnya sedikit demi sedikit 'tenggelam' dan cerita seperti Belanda bukannya ngga mungkin bakal terjadi. Beberapa lokasi di Jakarta bahkan letaknya lebih rendah dari permukaan laut dan menyebabkan ketika selesai banjir, si air susah buat surut atau kembali ke laut. Banyak banget penyebab banjir di Jakarta. Semisal masalah sampah. Jakarta harus punya tempat buat mendaur ulang sampah-sampah supaya ngga numpuk lagi di sungai-sungai. Bukan ditimbun lagi tapi di daur ulang. Pembakaran sampah kota malahan bikin udara jadi kotor. Sampah yang numpuk di sungai itu malahan bikin mampet saluran air dan akhirnya jadi ngeluap ke permukaan. Masalah lainnya adalah kurangnya area resapan air di Jakarta. Kayanya Jakarta udah bisa disebut 'Asphalt Forest'. Dimana-mana sekarang yang bisa diliat ya aspal. Kalopun ada tanah malahan kurang subur. Tanah yang jadi media resapan air terbaik justru di-block sama aspal, beton, gedung-gedung perkantoran, perumahan, apartmen, dan lain-lain. Memang sih keliatannya bagus, menunjukkan kemajuan kota Jakarta yang Metropolitan itu. Tapi kan efek lainnya bung.. Karena ngga ada media resapan air, akhirnya si air bingung mau lari kemana. Waktu hujan, justru air tambah banyak dan semakin bingung buat lari kemana. Akhirnya molekul-molekul H2O itu pada setuju buat tetep nangkring di atas aspal sampe akhirnya kebawa aliran ke sungai atau ke laut. Dan itulah yang bikin banjir di Jakarta.


Kalo kita liat dari sisi efek ke masyarakatnya sendiri gimana? Di atas tadi kan Kazu sempet memaparkan sedikit dari sisi infrastruktur dan keadaan kota Jakarta itu sendiri. Dan Kazu juga baca dari beberapa referensi. Kazu inget kata guru IPS Kazu bahwa 80% uang yang ada di Indonesia itu mengalir di Jakarta saja. Artinya, sisanya sebanyak 20% dibagi-bagi ke berbagai provinsi di Indonesia. Nggak adil dong kalau negara seluas Indonesia tapi uangnya cuman muter-muter doang di tempat yang sama? Daerah yang lain ngga kebagian dong? Nah, banyaknya uang yang mengalir di Jakarta ini yang bikin orang berbondong-bondong pergi ke Jakarta buat cari uang. Semakin banyaklah penduduk di Jakarta, akhirnya berujung ke masalah kepadatan kota. Kepadatan kota Jakarta mengakibatkan banyak efek samping yang extra menyebalkan dan berbahaya. Misalnya kemacetan di jalan raya. Dari macet itu aja orang bisa jadi stres dan gampang marah-marah. Terus balik lagi ke masalah kemacetan. Karena semakin banyak orang di Jakarta akhirnya tambah banyak lagi kendaraan bermotor pribadi di Jakarta, yang asap knalpotnya berbahaya buat lingkungan sekitarnya. Bahkan katanya Jakarta termasuk salah satu kota dengan tingkat polusi paling menyedihkan di dunia. Kembali lagi ke topik banjir, orang-orang yang tinggal di Jakarta harus siap sama yang namanya banjir. Kalo yang mentalnya ngga siap sih siap-siap aja mudik ke kampungnya lagi. Ya sekuat-kuatnya orang yang udah biasa ngehadepin banjir kan tetep aja kalo dateng banjirnya malahan repot dan ujungnya stres jadi marah-marah. Dan lagi dengan banyaknya penduduk di Jakarta berarti persaingannya semakin ketat. Yang gagal bersaing bisa aja balik lagi ke daerah asalnya, atau malahan ngegelandang dan jadi pelaku kriminal. Ini dia yang bahaya. Kasian kan kalo ada turis-turis yang datang ke ibukota cuman buat jadi korban kejahatan. Bisa-bisa image ibukota jadi jelek di mata mereka.

Banyak lagi faktor-faktor lain yang secara 'terpaksa' meminta ibukota Indonesia buat dipindahin. Lagipula kan Jakarta udah maju, tinggal gantian memajukan daerah-daerah lain. Yang sudah maju biar tetep berkembang. Yang belum maju baru dimajukan. Kalo perlu, daerah-daerah itu harus saling bantu membantu (semisal dari Jakarta ngebantu pengadaan infrastruktur di daerah yang infrastrukturnya jelek), jadilah simbiosis mutualisme :D

Tapi kenapa harus Palangkaraya? Awalnya Kazu sempet ngebayangin kalo Bandung jadi ibukota Indonesia. Tapi tidaaaaakk!! Setelah membayangkan hasil akhirnya (ditambah dengan faktanya bahwa Bandung sering macet tiap weekend karena orang Jakarta yang hijrah kemudian jihad di factory outlet yang ada di Bandung), Kazu rasa Bandung jangan jadi ibukota Indonesia. Udah cukup macet. Kazu ngga mau jembatan Pasopati tambah macet >.<


Sudah cukup merasakan hebohnya macet di Jalan Sukajadi, Pasteur, jadi ngga mau lagi ditambah-tambah risih.

Palangkaraya dinilai tepat dari segi letak geografis, karena pulau Kalimantan jarang banget terdengar kena gempa (malahan ngga). Dari segi luas wilayah juga Pulau Kalimantan tuh luas banget. Dibandingin sama Pulau Jawa sih ngga ada apa-apanya. Penduduk di Kalimantan juga masih sedikit. Di Kalimantan juga luas hutannya masih lebih luas dibandingkan di pulau Jawa. Mungkin faktor-faktor inilah yang membuat Palangkaraya jadi lokasi paling bagus buat ibukota Jakarta yang baru (atau mungkin masih banyak faktor lainnya lagi).

Atau menurut kalian, lokasi yang lainnya dimana lagi?

Editing on Photoscape : Overexposed Photo

Editing foto itu selain lewat Adobe Photoshop atau Corel PHOTO-PAINT, ternyata lebih mudah lewat Photoscape (walaupun lewat Adobe atau Corel bisa bikin hasil yang lebih 'wah'). Tapi di kasus ini, Kazu mau jelasin tentang editing foto yang overexposed lewat Photoscape.

Photoscape ini aplikasi buat editing foto atau file gambar (tapi lebih tepatnya foto). Aplikasi ini bisa secara gratis di download di http://www.photoscape.org/.  Dari segi size, aplikasi ini ngga nyabet memori sebanyak Corel atau Adobe Photoshop. Tapi dari segi fasilitas, yeah.. beberapa fitur dasar bisa kita dapetin disini. Kalo dibandingin, Photoscape ini bisa Kazu bilang setara sama situs editing online Picnik.


Foto di atas jelas banget keliatan overexposurenya, dengan brightness dari objek yang terlihat sangat tinggi dibanding backgroundnya. Buat nyiasatin background yang terlalu gelap dan objek yang terlalu cerah, bisa pake menu 'Backlight'. Disini, Kazu pake setting Backlight > (+/-) 100% buat nyiasatin objek yang terlalu cerah.


Nah, keliatan kan sekarang backgroundnya lebih cerah (dilihat dari warna-warna terang atap-atap bangunan). Tapi, tetep si objek terlihat paling cerah. Maka Kazu pilih opsi Bright, Color> Darken > Low (Gray Tone)


Masih belum memberikan hasil yang maksimal, Kazu pake lagi opsi Deepen yang ada di menu 'Bright, Color'. Kazu pilih preset Middle dengan menyertakan Gray Tone.


Setelah selesai dengan opsi Deepen, sekarang Kazu mau pindah ke opsi Colorize yang bisa dicapai melalui menu Bright, Color > Colorize. Disini, Kazu set secara manual si foto ini mau punya color tone dengan warna apa. Kazu suka sekali warna biru jadi Kazu pilih warna biru. Jangan lupa set nilai saturation sama levelnya. Previewnya keliatan di belakang.
Selanjutnya, kalau masih belum puas dengan hasil fotonya bisa diset lagi dengan langsung klik menu Bright, Color. Kemudian box seperti diatas akan muncul. Set ulang lagi nilai kedalaman warna, kecerahan, dan kontrasnya. Terus cek ulang nilai exposure (kalau fotonya overexposure lebih baik nilainya jangan lebih dari 1 supaya si objek bisa keliatan, tapi jangan juga berlebihan nanti fotonya kelihatan ngga kontras). Slider 'Gamma Bright' akan lebih berpengaruh buat menentukan nilai kontras dan kecerahannya. Dan seperti biasa di bagian paling bawah ada slider saturation. Previewnya langsung di belakang. Setelah selesai tinggal klik oke.


Sebenernya fotonya udah jadi. Tapi berhubung pengen sedikit beda, Kazu mau coba nge-swivel fotonya. Setelah mengubah sudutnya, akhirnya fotonya jadi deh..


Jadi deh :P lain kali fotonya pas lagi ngga hujan..